TUGAS KEDUA ILMU BUDAYA DASAR
MANUSIA DAN CINTA KASIH
NAMA :Adi Fiky Zulkarnain
NPM :30413184
JURUSAN/KELAS :Teknik Industri/1ID06
DOSEN :Apipudin, S.Th.I.,MA.Hum
Kata Pengantar
Assalamualaikum Wr.Wb.
Alhamdulillah
puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah rahmat dan karunia-Nya
kepada penulis sehingga penulis bisa menyelesaikan tugas singkat Ilmu Budaya Dasar ini. Saya sampaikan terima kasih kepada bapak
Afifudin,S.Th.I.,MA.Hum selaku dosen pembimbing Ilmu Budaya Dasar. Tidak lupa juga penulis
berterima kasih kepada orangtua penulis, para blogger dan teman-teman
yang namanya tidak bisa saya sebutkan satu-persatu yang telah membantu
penulis menjadi sumber pada materi manusia dan cinta kasih untuk
menyelesaikan tugas ini. Dengan disusunnya tugas ini penulis berharap
generasi muda punya kesadaran terhadap kecintaannya pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar sehingga tercipta keharmonisan dan kesejahteraan dalam berkehidupan sebagai mahluk hidup.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Bogor,20 November 2013
Penulis
BAB 1
Manusia dan Cinta Kasih
Cinta kasih adalah suatu perasaan ingin memberikan kasih sayang, perlindungan, kenyamanan, kebahagiaan, dan ketentraman kepada seseorang secara tulus dan ikhlas tanpa ada paksaan atau tuntutan dan tanpa berharap imbalan apapun. Cinta kasih bersifat universal, kita dapat memberikan cinta kasih kita kepada siapa saja. Misalkan orangtua, keluarga, teman, pacar dan orang-orang sekitar.
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadaminta yaitu perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka pada seseorang. Dalam berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Dalam kasih sayang sadar atau tidak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduannya merupakan suatu kesatuan yang utuh. Seorang remaja menjadi frustasi, morfinis, berandalan dan sebagainya itu disebabkan karena kekurangan perhatian dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga
Kasih Sayang
Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik mahluk hidup maupun benda mati seperti menyayangi diri sendiri sendiri berlandaskan hati nurani yang luhur.
Cinta Menurut Ajaran Agama
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta sangat mudah dipahami apabila tidak dikaitkan dengan agama. Dalam kehidupan, cinta menampakan diri dalam bentuk apapun. Terkadang seseorang mencintai dirinya sendiri dan orang lain. Atau keluarga, harta, Allah dan Rasul/Berbagai bentuk cinta dapat kita dapatkan dalam kitab suci Al-Quran.
- Cinta Diri
- Cinta Kepada Sesama Manusia
- Cinta Seksual
- Cinta Kebapakan
- Cinta Kepada ALLAH
Puncak cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual
ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. tidak hanya
dalam shalat, pujian, dan doanya saja, tetapi juga dalam tindakan dan
tingkah lakunya, semua tingkah laku dan tindakan ditujukan kepada Allah.
- Cinta Kepada Rasul
Cinta kepada rasul, yang diutus oleh Allah sebagai rahman bagi
seluruh alam semesta, menduduki peringkat kedua setelah cinta kepada
Allah.
Kasih Sayang
Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi
semua ciptaan Tuhan baik makhluk hidup maupun benda mati. Seperti
menyayangi diri sendiri berdasarkan hati nurani yang luhur.
Kasih sayang adalah faktor yang paling penting dalam kehidupan karna
setiap orang ingin diperhatikan baik dari keluarga ataupun orang-orang
dilingkungan sekitar orang itu bersosialisasi. Apabila manusia hidup
tanpa mendapatkan kasih sayang dapat mengganggu perkembangan psikis
orang tersebut. Manusia akan merasakan kekeringan apabila hidup tanpa
kasih sayang.Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan adalah hubungan akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asamara maupun yang sudah berumah tangga. kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta, kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitasmanusia, kemesraan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan bakatnya.
Belas Kasihan
Belas kasihan adalah emosi manusia yang muncul akibat melihat penderitaan orang lain. Rasa belas kasihan membuat orang-orang merasa iba sehingga ingin menolong atau memberikan sesuatu yang bisa membahagiakan atau meringankan beban orang-orang yang mengalami kesulitan atau musibah.
Belas kasihan juga dilandaskan dengan rasa kasih sayang sesama manusia. Jadi sesama umat manusia kita harus saling tolong menolong untuk meringkankan beban setiap orang yang mengalami kesulitan. Sehingga setiap orang dapat merasakan kebahagiaan.
Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis adalah rasa cinta yang dipenuhi oleh rasa nafsu dan rasa ingin memiliki lebih. Yang saya tahu rasa cinta seperti ini biasanya dimiliki oleh orang yang sudah menikah atau mempunyai hubungan suami-istri.
Di sebuah rumah sakit bersalin, seorang ibu baru saja melahirkan jabang bayinya. "Bisa saya melihat bayi saya?" pinta ibu yang baru melahirkan itu penuh rona kebahagiaan di wajahnya. Namun, ketika gendongan berpindah tangan dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki mungil itu, si ibu terlihat menahan napasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit, tak tega melihat perubahan wajah si ibu. Bayi yang digendongnya ternyata dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Meski terlihat sedikit kaget, si ibu tetap menimang bayinya dengan penuh kasih sayang.
Waktu membuktikan, bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari, anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan si ibu sambil menangis. Ibu itu pun ikut berurai air mata. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Sambil terisak, anak itu bercerita, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."
Begitulah, meski tumbuh dengan kekurangan, anak lelaki itu kini telah dewasa. Dengan kasih sayang dan dorongan semangat orangtuanya, meski punya kekurangan, ia tumbuh sebagai pemuda tampan yang cerdas. Rupanya, ia pun pandai bergaul sehingga disukai teman-teman sekolahnya. Ia pun mengembangkan bakat di bidang musik dan menulis. Akhirnya, ia tumbuh menjadi remaja pria yang disegani karena kepandaiannya bermusik.
Suatu hari, ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuk putra Bapak. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Maka, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya kepada anak mereka.
Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelaki itu, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia," kata si ayah.
Operasi berjalan dengan sukses. Ia pun seperti terlahir kembali. Wajahnya yang tampan, ditambah kini ia sudah punya daun telinga, membuat ia semakin terlihat menawan. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.
Beberapa waktu kemudian, ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia lantas menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar, namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."
Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari, tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga tersebut. Pada hari itu, ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, si ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku. Sang ayah lantas menyibaknya sehingga sesuatu yang mengejutkan si anak lelaki terjadi. Ternyata, si ibu tidak memiliki telinga.
"Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik si ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya, ‘kan?"
Melihat kenyataan bahwa telinga ibunya yang diberikan pada si anak, meledaklah tangisnya. Ia merasakan bahwa cinta sejati ibunya yang telah membuat ia bisa seperti saat ini.
BAB 3
KESIMPULAN
Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh, namun ada di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun justru pada apa yang kadang tidak dapat terlihat. Begitu juga dengan cinta seorang ibu pada anaknya. Di sana selalu ada inti sebuah cinta yang sejati, di mana terdapat keikhlasan dan ketulusan yang tak mengharap balasan apa pun.
Dalam cerita di atas, cinta dan pengorbanan seorang ibu adalah wujud sebuah cinta sejati yang tak bisa dinilai dan tergantikan. Cinta sang ibu telah membawa kebahagiaan bagi sang anak. Inilah makna sesungguhnya dari sebuah cinta yang murni. Karena itu, sebagai seorang anak, jangan pernah melupakan jasa seorang ibu. Sebab, apa pun yang telah kita lakukan, pastilah tak akan sebanding dengan cinta dan ketulusannya membesarkan, mendidik, dan merawat kita hingga menjadi seperti sekarang.
Mari, jadikan ibu kita sebagai suri teladan untuk terus berbagi kebaikan. Jadikan beliau sebagai panutan yang harus selalu diberikan penghormatan. Sebab, dengan memperhatikan dan memberikan kasih sayang kembali kepada para ibu, kita akan menemukan cinta penuh ketulusan dan keikhlasan, yang akan membimbing kita menemukan kebahagiaan sejati dalam kehidupan.
DAFTAR PUSTAKA
http://tottoteguh.blogspot.com/2011/01/cinta-menurut-ajaran-agama.html
http://ilfen.blogspot.com/2012/03/pengertian-kasih-sayang.html
http://www.pustakasekolah.com/pengertian-kemesraan.html
http://sekarsafira.wordpress.com/2012/10/16/tugas-2-ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-cinta-kasih/
http://ibd99.blogspot.com/2012/12/makalah-manusia-dan-cinta-kasih.html
https://www.facebook.com/permalink.php?id=318131992807&story_fbid=10151388238407808
Tidak ada komentar:
Posting Komentar